TANGERANG — Puskesmas Pakuhaji menggencarkan kegiatan Pemicuan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), dengan target 8 Desa di Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang. Kegiatan tersebut diagendakan untuk digelar selama sepekan dimulai Kamis, 25 Juni 2026.

Kepala Puskesmas Pakuhaji, dr. Muslim menuturkan, STBM sendiri adalah pendekatan nasional dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, untuk mengubah perilaku higienis dan sanitasi melalui pemberdayaan masyarakat, berfokus pada lima pilar utama ;

1. Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS) : Memastikan seluruh anggota masyarakat membuang air besar hanya di jamban yang sehat dan aman.

2. Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) : Membiasakan cuci tangan dengan air mengalir dan sabun pada momen-momen penting (sebelum makan, setelah dari toilet, dll).

3. Pengelolaan Air Minum dan Makanan Rumah Tangga (PAM-RT): Memastikan air yang diminum diolah dengan aman (dimasak hingga mendidih) dan makanan ditutup rapat.

4. Pengelolaan Sampah Rumah Tangga: Mengelola sampah dengan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) agar tidak menjadi sarang penyakit.

5. Pengelolaan Limbah Cair Rumah Tangga: Mengelola air limbah bekas cucian atau kamar mandi agar tidak mencemari lingkungan dan saluran air.

“Tujuan utama dari STBM adalah menurunkan angka penyakit berbasis lingkungan seperti diare dan menciptakan lingkungan yang bersih secara berkelanjutan,” ungkap dr. Muslim.

dr. Muslim menegaskan, bahwa kesehatan lingkungan harus tetap terjaga dengan menjaga pola hidup masyarakat di lingkungan itu sendiri.

Di total 8 Desa yang ditargetkan lanjutnya, petugas kesehatan menargetkan masyarakay terutama yang belum memiliki sanitasi yang mumpuni.

“Program ini merupakan program kesehatan lingkungan yang dilaksanakan Puskesmas Pakuhaji, dengan menargetkan warga di total 8 Desa yang belum memiliki WC,” tandasnya.