TANGERANG — Kasatpol PP Kabupaten Tangerang, Ana Supriyatna, malah mengencangkan urat leher saat ditanya soal rencana penyegelan lokasi-lokasi lain yang merupakan Tempat Hiburan Malam (THM) tidak berizin di Kabupaten Tangerang, pasca digeruduknya 4 THM di Tigaraksa oleh warga, Selasa malam, 12 Mei 2026.
Dirinya justru terus memberikan jawaban ambigu, dan dengan kukuh mengarahkan persoalan kepada penindakan empat THM yang digeruduk warga saja. Padahal, yang dipertanyakan adalah rencana penindakan tegas terhadap seluruh THM tidak berizin di wilayah Kabupaten Tangerang.
“Tadi kan saya katakan pak, bapak bertanya yang di sini kan. Itu trick action kami, dikala terjadi sesuatu hal atas perizinan, pemerintah daerah akan hadir,” ungkapnya kepada karyabanten.co.id, Selasa 12 Mei 2026.
Ana pun tetap enggan memberikan jawaban pasti, apakah pihak Satpol PP akan melakukan penyegelan terhadap THM lain atau tidak, meski pertanyaan tersebut kembali dilontarkan di tengah panasnya emosi warga, terhadap maraknya THM tak berizin di wilayah Kabupaten Tangerang.
“Ni ni aduhh, telinga saya lagi digaruk terus ah. Kenapa, tadi saya sudah sampaikan pemerintah akan hadir dalam pelaksanaan apapun, jelas !,” katanya dengan nada emosi.
Sementara itu diketahui, ratusan warga menggeruduk empat lokasi THM tidak berizin yang beroperasi di wilayah Kelurahan Kaduagung, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, pada Selasa malam tersebut.
Penggerudukan itu terjadi, di tengah panas dan disorotnya persoalan THM tak berizin di wilayah Kabupaten Tangerang yang dibiarkan tetap beroperasi dan dianggap mengganggu warga sekitar.
Vian, salah seorang warga yang berada di lokasi mengungkapkan, gerakan massa untuk menggeruduk sejumlah THM di Tigaraksa ini karena keresahan bertumpuk yang sejak lama dirasakan warga.
Terlebih, dengan kondisi maraknya THM tidak berizin yang dibiarkan dengan bebas beroperasi di wilayah Kabupaten Tangerang, tanpa tindakan nyata dari pihak yang berwenang.
“Pastinya ini bentuk keresahan warga, karena dibiarkan begitu saja sama pemerintah ya Satpol PP. Padahal jelas-jelas meresahkan dan tidak berizin,” katanya.
Sementara dalam pantauan awak media, ratusan aparat gabungan dari TNI, Polri sampai Satpol PP terlihat masih bersiaga di lokasi hingga tengah malam.


Tinggalkan Balasan