TANGERANG — Ironi persoalan sampah kembali membuat jengah dan khawatir. Tumpukan sampah ditemukan mengular di sepanjang jalan dan jembatan penyeberangan jalan Tol Tangerang-Merak.

Bukan haya merusak potret jalanan di Kabupaten Tangerang, menumpuknya sampah di lokasi tersebut sampai menimbulkan bau menyengat yang mengganggu pengendara ketika melintas.

Pantauan awak media di lokasi (30/4/2026), sampah campuran mulai dari limbah rumah tangga sampai sisa aktivitas pedagang kaki lima, berserakan membentang puluhan meter.

Foto : Tumpukan sampah mengular sepanjang jalan menuju TPS3R Telaga Bestari | dok/istimewa

Parahnya, tumpukan sampah tersebut justru berada di sepanjang jalan samping lokasi Tempat Pembuangan Sampah Tempat Pengolahan Sampah – Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) Telaga Bestari.

Persoalan ini tentu membuat warga sekitar khawatir, karena sampah yang kerap luber sampai ke badan jalan, belum lagi persoalan bau yang menyengat.

Asti, salah seorang warga sekitar menuturkan, tumpukan sampah tersebut diduga berasal dari orang-orang yang melintas dan membuang sampah secara sembarangan, terutama pada malam hari.

“Selain baunya menyengat, kadang sampah juga berserakan ke badan jalan. Sangat berbahaya, apalagi untuk pengendara motor,” katanya.

Sementara itu secara terpisah, pengelola TPS 3R Talaga Bestari, Mamat, mengungkapkan bahwa tumpukan sampah tersebut dibuang warga yang enggan membayar iuran retribusi.

“Iya, tumpukan sampah itu dibuang oleh warga yang tidak mau membayar iuran retribusi,” katanya.