TANGERANG — Puskesmas Tigaraksa memamerkan sejumlah inovasi layanan kesehatan dan program percepatan penanganan stunting saat mendampingi Kelurahan Tigaraksa dalam kegiatan Penilaian Bina Wilayah (Binwil) oleh Tim Penilai Kabupaten Tangerang pada Kamis (30/7/2026).

Dalam ajang evaluasi tersebut, Puskesmas Tigaraksa unjuk gigi memaparkan berbagai terobosan pelayanan publik berbasis masyarakat. Fokus utama yang disajikan mencakup integrasi pelayanan kesehatan keluarga, penguatan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM), pembinaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta strategi penanganan stunting yang terstruktur di wilayah Kelurahan Tigaraksa.

Kepala Puskesmas Tigaraksa, dr. Tuti, menyampaikan bahwa keberhasilan dalam menurunkan angka stunting dan meningkatkan derajat kesehatan warga membutuhkan sinergi yang solid di tingkat tapak.

“Pembangunan kesehatan tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Diperlukan kolaborasi dan sinergi yang kuat antara Puskesmas, Pemerintah Kelurahan, TP PKK, kader Posyandu, pengurus RT/RW, hingga tokoh masyarakat,” ujar dr. Tuti di sela-sela kegiatan.

Selain sesi pemaparan dan verifikasi administrasi, Tim Penilai Kabupaten Tangerang juga melakukan peninjauan langsung ke lapangan. Peninjauan dilakukan untuk melihat dari dekat implementasi program kesehatan, kualitas layanan Posyandu, kondisi sanitasi lingkungan, serta partisipasi aktif warga setempat.

Melalui ajang Penilaian Binwil ini, pendampingan yang dilakukan Puskesmas Tigaraksa diharapkan dapat memperkuat tata kelola pelayanan kesehatan serta mendorong terwujudnya masyarakat Kelurahan Tigaraksa yang sehat, mandiri, dan berdaya saing.