TANGERANG — Renovasi sebuah bangunan eks koperasi di kawasan Citra Raya, Kabupaten Tangerang, diduga dikerjakan secara asal-asalan sampai akhirnya gagal difungsikan sebagai Safe House atau Rumah Aman bagi korban kekerasan dan pelecehan seksual.
Padahal anggaran yang dikucurkan tidak sedikit, miliaran rupiah digelontorkan untuk merenovasi bangunan eks koperasi tersebut, agar dapat menjadi rumah aman yang nyaman ditempati bagi para korban kekerasan seksual.
Berdasarkan data yang dihimpun, Rp. 1.494.590.514.36 dianggarkan untuk renovasi dengan anggaran bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tangerang tahun 2025. Sementara itu untuk pagar sendiri, dianggarkan secara terpisah dengan nilai ratusan juta rupiah.
Sayangnya, berdasarkan pengakuan salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya kepada karyabanten.co.id membeberkan, bahwa bangunan yang dilakukan renovasi pada bulan November 2025 lalu itu, saat ini terlihat dalam kondisi memprihatinkan.
Mulai dari kondisi toilet tidak berfungsi, kamar tidur yang tidak layak, plafon hampir jebol, cat tembok mengelupas, wastafel berkarat sampai beberapa pintu dalam kondisi rusak.
“Saya pikir sih pengerjaanya asal-asalan, soalnya masih terdapat beberapa bagian rumah yang rusak. Kalau anggaranya cuma ratusan juta sih wajar saja hasilnya seperti itu,” ujarnya.
Ironis memang, dengan milyaran rupiah dianggarkan dari uang rakyat, eks koperasi tersebut justru gagal dijadikan sebagai safe house seperti yang telah direncanakan.
Selain karena pengerjaan yang diduga asal-asalan, penolakan dari warga setempat pun disebut sebagai salah satu alasan gagalnya lokasi itu dijadikan fasilitas safe house.
“Iya banyak warga yang keberatan, bahkan beberapa waktu lalu warga sempet ramai datang ke sini menyampaikan penolakan. Kedatangan warga, saat itu diterima langsung oleh sejumlah pejabat dari Pemkab Tangerang,” katanya.
Hingga berita ini ditayangkan, pihak kontraktor maupun dinas terkait belum memberikan keterangan resmi kaitan permasalahan tersebut. Wartawan masih berupaya melakukan konfirmasi guna mendapatkan penjelasan lebih lanjut dari pihak yang berkepentingan.


Tinggalkan Balasan